Friday, January 12, 2018

Whiz Prime Hotel [Review]




Dear readers...

Travelling ke Kota Malang dan Kota Batu tak lengkap rasanya tanpa menginap disana. Perjalanan menuju ke wahana permainan saja harus ditempuh dalam waktu 3-4 jam (kalau macet, yang tidak terlalu macet).  Bisa mencapai 6-7 jam (kalau super macet). 

Astaga, kalau naik pesawat itu sudah sampai di negara mana????

So, sudah pasti kalau travelling ke Kota Malang dan sekitarnya mau tak mau lebih baik menginap. Demi kewarasan driver dan penumpangnya hahaha.

Di hari itu kami nekat berangkat agak pagi sekitar jam 9. Sambil memantau radio Suara Surabaya #bukaniklan, radio khusus niche pantauan lalu lintas, radio paling cetar selama perjalanan keluar kota! Dan kesimpulannya lalu lintas menuju arah Malang dan sekitarnya MACET!




Syukurlah setelah sekian lama kami batal ke Malang dan Batu. Alhamdulillah dengan ijin Allah,  kemarin kami mendapatkan bantuan "GPS" dengan rute mendaki gunung melewati lembah. Saat bermacet-macet ria, kami diarahkan oleh suara mbak GPS untuk berbelok masuk ke arah rumah penduduk.

Bermodal doa dan kenekatan karena keinginan travelling yang kuat *halah*. Akhirnya kami ikut mengekor mobil didepan kami,  untung pula plat nomer mobilnya N (area Malang dan sekitarnya).

Suasana Perjalanan Melewati Pedesaan

Alhasil rute yang diarahkan oleh Google Maps ini sungguh luarbiasa, menuju pemukiman penduduk, persawahan,  perkebunan, hingga makam, jauuuuh dari jalan raya.

Jalurnya pun hanya muat untuk satu mobil, jadi hanya satu arah.  Beberapa jalan yang kami lewati pun tanpa aspal. Pokoknya kami pasrah, kalau kesasar pun tak tahu harus balik lewat mana. Jungle tracking gitu dech, syukurlah penduduk sekitar berbaik hati jalan di sekitar rumahnya digunakan sebagai jalan alternatif. Suasananya adeeemm,  syahdu, dan bergelombang. Ajib banget buat refreshing pikiran ❤.

Singkat cerita (okay.. Sori kepanjangan preambule-nya hahaha),  akhirnya kami sampai di Karang Ploso.  Which is memotong jalan menuju Kota Batu. Bersoraklah saya dan suami, setelah ratusan purnama akhirnya Cinta dan Rangga sampai jugadi Kota Batu,  yeaaaayy *abaikan*!!!

Sesampainya di Kota Batu, kabar buruknya,  hujan saudara-saudara!!!!  Blaaarr... Kaget donk,  rupanya kabut luarbiasa tebal. Wassalam dech rencana jalan-jalan batal, lha gak kelihatan apa-apa, udah gitu wahana wisata di alam terbuka semua. Berhubung weekend harga penginapan di Kota Batu fantastis dan fullybooked, terpaksa kami memutuskan turun ke Kota Malang.



Sekitar pukul 7 malam kami akhirnya sampai di Kota Malang. Thanks to aplikasi pencarian hotel,  akhirnya kami menemukan hotel yang harganya "lumayan"  yang bisa kami tukar dengan poin.  Yeeees.. We love point!!!  Jadi kami hanya perlu bayar setengah harga saja. 



Whiz Prime Hotel


Hotel bintang tiga ini terletak di pusat Kota Malang,  sehingga akan memudahkan Anda yang ingin menikmati suasana di tengah kota.  

Lokasinya dekat dengan Alun-alun Kota Malang, Sarinah Plaza, hingga Toko Oen (toko es krim legendarisnya Malang). Hotel Whiz Prime posisinya disamping lampu lalu lintas Jl. Basuki Rahmat,  mudah kok kalau dicari via Google Maps *yaa iyalaah 😂*.



Saat pertama kali masuk kedalam hotel ini, rasa cozy langsung terasa, apalagi saya pecinta desain minimalis huhuhu. Lobi hotel disediakan sofa dan meja untuk ruang tunggu para tamu, lalu ada meja resepsionis. Di depan lift terdapat hiasan kaca yang elegan,  serta komputer untuk browsing.
Ruangan lobi kesannya sangat simple dan desainnya elegan. Dominan warna hijau dan krem.



Setelah urusan check-in selesai, akhirnya kami segera menuju ke  kamar.

Kesan minimalis langsung terasa begitu membuka kamar, yang paling saya suka adalah view menghadap ke arah kota. Di malam hari sangat menyenangkan menikmati keindahan Kota Malang yang penuh cahaya lampu. 


Meskipun ukuran kamarnya agak sempit (menurut saya untuk harga kamar Superior Double Room - 1 tamu),  tapi kebersihan ruangan patut diapresiasi.

Overall, Whiz Prime Hotel menyenangkan untuk beristirahat bersama keluarga.  Kebersihan ruangan cukup baik, toileteries tersedia sikat dan pasta gigi (sabun disediakan di wadah - bukan botol siap ambil hahaha #ngarep). 

Respon cepat dari room boy dan karyawan lainnya cukup baik.

Cuman sayangnya parkirannya agak sempit, jadi kami harus berjibaku menunggu mobil-mobil yang keluar baru bisa parkir kedalam. Noted : tidak ada basement disana.


Pemandangan Kota Malang dari Whiz Prime Hotel


Nah... Untuk sarapan pagi kemarin kami disediakan bakso, soto ayam, serta tumisan tempe dan perkedel. Untuk makanan ringan disediakan roti. Menurut saya agak kurang bervariasi menunya. Mungkin kedepannya bagian restoran bisa menambah menu sarapan lainnya, agar para tamu semakin betah untuk menginap kembali di Whize Prime Hotel 😘.

Sekadar informasi, di Whiz Prime Hotel juga ada kolam renang. Tapi karena kolamnya sangat dalam, jadi kami urung untuk berenang. Lagian Kota Malang dingin sekali hahaha, uji nyali kalau nyoba berenang. 😅😅


Okaay readers... Sekian dulu yaa dongeng  review hotel kali ini. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Kota Malang, Whiz Prime Hotel bisa menjadi salah satu hotel yang patut Anda pertimbangkan. 

Thank you for stopping by and reading my article. 

Happy sharing and happy blogging ❤





34 comments:

  1. MasyaAllah, kalau aku yang baca aja rasanya pingin nangis mbak sampai di wahana malah hujan deres, sampe kabut gitu ya.. untung terobati sama fotonya dek Musa😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa perjalanan panjang yang penuh perjuangan Mbak Dewiii hahaha. Alhamdulilah senang bisa nyampai Batu sama Malang dengan selamat 😁

      Delete
  2. Ini hotel kan baru mbak, makanya masih bersih. 😁
    Kalau ke malang jangan bulan Januari - Februari, kebanyakan lebih sering turun hujannya.
    Gak ada basement-nya ya? Jelas mbak, lahannya emang sempit, wong pas pembangunan hotelnya kantor temen saya sampai bergetar 😁 dan sampingnya udah kantor bank.
    Btw makasih infonya mbk soal kedalaman kolam renangnya. Kurang cucok nih buat nak kanak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe gak semua hotel baru bersih Mbak Ivone, kadang ada yg bau rokok sama belum ganti sprei *pengalaman pribadi*.

      Buat beberapa pembaca

      sebelumnya biasanya butuh informasi basement juga.

      Thank you sudah mampir Mbak 😊

      Delete
  3. Price nya berapa mbak? Sebanding ga sama fasilitasnya? Hehe. Aku suka staycation soalnya.
    Nah kemarin sempet mau nginap di sini tapi pilih yang lain yg di araya eh malah salah pilih nyuesel tingkat dewa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fasilitaanya standar seperti hotel di Surabaya Mbak DianPus. Kemarin ada poin yang lumayan banget buat dipakai, rate aslinya 600rban utk peakseason/weekend. 500rb utk weekday Mbak.

      Delete
  4. Thanks for this lovely infoh mbaaakkk... 😘😘😘

    Malang dan Batu adalah persinggahan favorit kami.. krn lumayan deket dr mBlitar.

    Kali lain mbolang ke Blitar yuk mbak.. banyak tempat wisata baruu loh di sinii.. 😉😉😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Alfiiii makasiih udah mampir yaaa😘. Siaapp, nanti pasti ke Blitar Mbak, ada project juga kesana.

      Delete
  5. Wah ngeliat kabutnya aja udah berasa dinginnya.

    Berarti kekurangan hotelnya di luas ruang, tempat parkir sama menu sarapan ya? At least hotelnya bersih ya Mba jadi nyaman buat istirahat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Gifta nyaman karena bersih dan udah kecapekan hahaha. Overall pelayanannya bagus Mbak Gifta. Kangeen euuy ama Mbaakk.

      Delete
  6. Kapan-kapan pengen ah staycation di Malang semalam dua malam lumayan lah ya... thx infonya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you udah mampir Mbak Ingeee *hug*

      Delete
  7. Seger ya pemandangan ijo2nya.sekalian memanjakan mata sepanjang perjalanan. Jadi punya refrensi kalo mau kesana.makasih mbak dira...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you udah mampir Mbak Tata. Semiga bermanfaat buat tarvellingnya Mas Agha dan Dek Gia

      Delete
  8. Mbak kayaknya jam 9 itu bukannya berangkat agak pagi deh...itu udah siang hihihi..Btw, sarapannya ada baksonya? atau karena di Malang ya...biar anget..
    Btw, kalau liat minimalis begini mau coba juga ah ke Whiz, saya juga suka yang praktis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa.. Jam 9 itu pagi karena Musa ga bisa bangun shubuh Mbak Dian. Cuuuz ke Whiz, cucok buat Mbak Dian.

      Delete
  9. Saya malah asyik lihat foto-fotonya yang gerak-gerak itu, mba hihihi... Pengen bisa bikin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa... Mbak Dedeh fokusnya ke gambar bergerak yaa 😅

      Delete
  10. Berarti harus lihat cuaca ya,mba. Biar bisa lihat tempat wisatanya ga ketutup kabut.Kalo ke Malang bisa ke sana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berangkatnya kurang pagi Mbak Amerinny, baru kali ini tahu kabut, biasanya kesana pas panas banget Mbak.

      Delete
  11. pernah punya pengalaman nginep di sini juga.
    sayangnya kamar mandinya mince banget, wastafelnya di luar.
    trus kalo rame parkirannya penuh, susah dapet parkir.
    restoran juga kurang besar, sering kehabisan makanan.
    Padahal hotel ini selalu ramai, sering untuk menginap peserta tour yang mau ke Batu atau Bromo. Kebayang kan kalo rombongan bus-bus itu isinya berapa orang, menyerbu makanan dalam waktu yang hampir bersamaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ruangannya berasa sempit karena wastafrl diluar yaa Mbak. Untung kemarin gak ada rombongan bis waktu aku nginap Mbaak hihiiihi. Itu aja udah berebut parkiran kwkwkw

      Delete
  12. Wah, kalo saya udah 'balik kanan maju jalan' kalo kena macet, ogah berpetualang mendaki gunung lewati lembah macam ninja Hatori gitu. Hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Antara pasrah dan nekat beda tipis Mbak Ratna, mau balik pulang gak tahu lewat mana hahaha

      Delete
  13. Padahal parkir salah satu faktor kenyamanan juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul Mbak Tikha, sayangnya gitu Mbak

      Delete
  14. Kejadian diajak puter-puter sama GPS kayak gini pernah aku alami waktu mudik. Sampai akhirnya mematikan GPS karena diarahkan ke hutan belantara. Blah, ampon DJ. Btw ini model hotel budget gitu ya? Lumayan sih kalau di hotel kyk gini. Aku juga seringnya pilih yg model gini. Lumayan irit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku selalu pakai poin dari aplikasi pencarian hotel Mvak Damar, jadi bayarnya separuh harga. Kayaknya ini gak termasuk low budget Mbak, agak mahal sich Mbak

      Delete
  15. Replies
    1. Kota Malang cantik juga kalau malam hari Mbak Naath

      Delete
  16. Wih seru view-nya menghadap ke kota ya.. Bisa nig buat referensi hotel kalau ke Malang. Pingin banget ke sana mba.. hehe :D Oiya, itu dapat point dari apa mba kalo boleh tau? Lumayan banget soalnya ya jadi lebih hemat..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari Traveloka Mbak Dita, lumayam potongannya tinggal 300k dari 600k lebih karena peak season plus weekend.

      Delete
  17. Mba Diraaaaa... postinganmu soal traveling selalu membuatku mupeng huhuhuhu..😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaaa.. Maafkan bikin mupeng Mbak Bety hihii, untuk tambahan review bagi yang membutuhkan info tentang penginapan Mbak hahaha

      Delete

Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan komentar. Mohon tidak memberikan link hidup ya 😊.

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES