Saturday, May 13, 2017

Belajar Masak ala Mommy Musa

"Masak itu Susah"
"Masak itu ribet"
"Betulkah...?"


Dear Mommies...

Memasak merupakan salah Satu dari sekian banyak kegiatan yang dilakukan oleh para "wanita".

Ada yang expert dibidang yang satu ini, ibarat bakat dari lahir, menyentuh apa sama di dapur akan menjadi makanan yang sangat enak. (Saya bukan termasuk golongan yang ini hehehe)

Ada yang mahir karena berlatih terus menerus, mampu menghasilkan masakan yang lezat. (Saya belum di level ini...hiks)

Nah....Ada juga yang masih tahap Belajar, level standard..memasak demi menghidupkan dapur, menghasilkan masakan yang kadang rasanya ngeri-ngeri sedap (((ngeriii-ngeriiii sedap)))
*promosi macam apa ini* -_-"
(Saya termasuk level yang ini Kayaknya...hahaha).

Saya betul-betul Belajar memasak setelah menikah. Sebelumnya jangan Tanya, masak Mie instant demgan sayuran itu udah mewah banget. Semasa single dulu, Anak kos rajin makan di warung.

Alhamdulillah, akhirnya tersadar dari mimpi dan kembali kedunia nyata...bahwa Ada suami yang perlu dihidangkan makanan yang "lezat"...

*drama dimulai*

Berikut ini beberapa tips bagi pemula untuk belajar memasak (berdasarkan pengalaman saya selama ini...):

1. Berdoa
    Bismillah...
    Jangan lupa berdoa, supaya di berikan Allah kemudahan dalam belajar...

2. Be Brave
    Jadilah pemBerani. 
    Jangan pernah takut memasak Moms. Sugesti diri sendiri bahwa memasak itu gampang, tidak sulit sama Sekali, tidak se-horor yang kita bayangkan.
Yakinkan diri bahwa semua wanita bisa memasak!

Kuncinya *SUGESTI*

Jika takut terkena minyak panas, kita bisa pakai baju lengan panjang, topi atau pegang tutup panci yang super besar ^_^
Jangan malu..stay safe!!!! hahaha

3. Be Confident
    Jadilah Percaya Diri
    Jangan pernah minder, takut menghadapi acara masak-memasak Moms. Kita bukan mau ikut kontes merasakan yang dilihat banyak orang, sampai kelihatan cucuran keringat seperto di layar kaca :).
Yakinkan diri kita sedang Belajar, Satu hari akan menjadi expert di bidang ini.
Jika sebelumnya gagal, coba terus...move on, jangan gallon!

4. Kumpulkan Resep Masakan 
    Pilih masakan yang anda sukai Moms, lalu kumpulkam resepnya.
Saya memilih makanan yang saya sukai terlebih dahulu Untuk Belajar memasak. Jadi saya bisa mengukur rasa Karena memang suka dengan Jenis makanan tersebut. Baru setelah berhasil, saya akan mencoba memasak Makanan kesukaan suami.

5. Baca Resep Sehari Sebelumnya
Saya termasuk orang yang perfeksionis dalam hal memasak. Sebisa mungkin saya hafalkan bahan-bahannya saat berbelanja ke pasar, sembari saya bayangkan Cara mengolahnya.
Saya catat dikertas kecil dan dibawa kemana-mana, persis orang menghadapi ujian praktikum.
Sehingga begitu sudah didepan mata, saya merasa sudah terbiasa *lol*
*lebay*

6. Persiapkan bahan dan alat memasak.
    Letakkan bahan-bahan dan peralatan masak yang dibutuhkan dimeja dapur.
Untuk menghindari panik dan lupa, saya selalu mengumpulkan semua bahan-bahan yang akan digunakan dalam wadah besar (baca: tampah).
Termasuk juga sesuai dengan takarannya.
Hindari memodifikasi masakan jika baru Belajar, sebaiknya sesuaikan dengan resep dulu.
Begitu juga dengan peralatan, sebaiknya dikumpulkan di Satu tempat, sehingga tidak sibuk mencari-cari saat Sudah mulai memasak.



7. Mulailah memasak
    Baca pelan-pelan resep, dan Cara mengolah bahan.
Belajarlah pada ahlinya..bisa masak bersama Ibu kita, Ibu mertua, adik, stay adik ipar, bahkan teman yang ahli mengolah makanan.
Jangan pernah malu...
Practice makes perfect
Selalu gunakan api kecil saat menumis bumbu halus, atau bawang Untuk menghindari kegosongan.

8. Saat pemberian garam dan gula
Berhati-hati saat memberikan garam dan gula.
Lebih Baik menambah sedikit demi sedikit, daripada terlalu asin atau terlalu manis akan Susah memodifikasinya.


9. Sajikan dalam mangkok atau piring saji.
    Sajikan menggunakan pairing atau mangkok saji, hal ini perlu dilakukan Untuk menambah kepercayaan diri. Seakan-akan kita Sudah berhasil memasak, padahal masih dalam tahap Belajar hehehe. Selain itu juga menambah segera makan, dibandingkan jika mengambil makanan langsung dari wajan atas panci



10. Mintalah kritik dan saran
      Saat awal saya belajar memasak (sampai Sekarang) menerima kritik dan saran adalah wajib. Untuk meningkatkan performance, serta kualitas masakan kita, selera lidah orang lain perlu kita pertimbangkan.
Jangan baper, nanti jadi koper (korban perasaan) sehingga malah minder dan malas memasak...
Abaikan ucapan yang tidak penting, serap intinya saja.
Semakin tinggi jam terbang memasak, kita akan semakim terlatih.

11. Catatlah resep yang berhasil
      Masakan yang lezat hasilnya, jangan lupa untuk dicatat, termasuk juga jumlah takarannya.
Jangan terlalu senang berlebihan, lalu lupa dicatat ya Moms hehehe...
Sebaiknya buatlah buku resep tulisan tangan kita sendiri, sehingga kita makin percaya diri.


Happy cooking Moms!









Food pic source by pexel.com

Friday, May 12, 2017

Speech Delay...Apakah itu? Part 4.




Dear Mommies..

Masih tentang Speech Delay, sebelumnya Sudah dijelaskan mengenai pengertian Speech delay, gangguan  bicara dan gangguan berbahasa..

Penjelasan pada artikel berikutnya adalah tindakan yang perlu segera dilakukan oleh para orang tua, dengan membawa anaknya ke dokter spesialis Anak.

Mari kita simak lebih lanjut yaa...


Parts - 4

Apa Saja yang perlu di pikirkan pada keadaan anak terlambat bicara?

🔸 “Apa saja yang perlu dipikirkan pada keadaan terlambat bicara?”

Jika kita mendapatkan suatu kasus terlambat bicara maka ada beberapa hal yang harus diperiksa dengan seksama oleh dokter anak.

1. Dokter akan memeriksa dengan teliti seluruh modalitas yang dibutuhkan untuk terjadinya produksi suara yang baik, ataupun adanya hal hal yang memungkinkan terganggunya produksi suara, yakni organ-organ mulut, hidung, bibir, gusi, lidah, langit-langit, pita suara, tonsil, tenggorokan, paru-paru dan diafragma.

Kelainan pada aspek ini dapat berupa celah bibir, celah gusi, celah langit-langit, lidah pendek, dll.

2. Dokter akan memeriksa apakah ada kemungkinan anak tersebut mengalami gangguan pendengaran.

Tes sederhana yang dapat dikerjakan di poliklinik dapat berupa menggesek-gesekan kertas / membunyikan lonceng di belakang bayi dan melihat reaksinya.

Namun jika dianggap perlu, dokter anak akan merujuknya
ke dokter ahli THT (audiologi) untuk pemeriksaan lebih lanjut yaitu pemeriksaan
OAE (Oto Acustic Emisssion) dan
BERA (Brain Evoked Respons Auditory).

Kedua pemeriksaan tsb bertujuan....
untuk mendapatkan data objektif mengenai keadaan jaras pendengaran bayi mulai dari telinga luar sampai dengan telinga dalam (saraf pendengaran).

Kelainan pada aspek ini dapat berupa ganguan dengar ringan sampai berat.

Sumber:
Ibu dr Kristiantini Dewi S.p.A
(Ketua Asosiasi Disleksia Indonesia)


Link source : www.nbpcenter.com
Page: Dyslexia Parents Support Group Jawa Timur

Speech Delay...Apakah itu? Part 2-3.




Dear Mommies...

Pada penjelasan artikel sebelumnya, sudah dijelaskan mengenai Kapan anak dikatakan Speech Delay.

Nah berikutnya akan dijelaskan mengenai Gangguan Bicara, Gangguan BerBahasa... Mari kita simak yaa :)


Parts - 2
*Gangguan Bicara*

🔸 “Seperti apa yang dimaksud dengan gangguan bicara?”

🔸 Gangguan bicara adalah.... ketidakmampuan atau kesulitan seorang anak untuk memproduksi suara yang spesifik untuk bicara atau adanya gangguan dalam kualitas suara.

Hal ini bisa berupa gangguan pada artikulasi, gangguan pada fonasi, gangguan irama kelancaran bicara, gangguan tekanan suara (pitch).

🔸 Gangguan artikulasi dapat berupa penggantian satu suara dengan suara lain atau bahkan menjadi suara lain sama sekali.
Misalnya
“mobil” jadi “obin”, atau “pelangi” jadi “telangi”, dsb.

🔸 Gangguan irama kelancaran bicara dapat berupa bicara cepat atau “CLUTTERING” sehingga tidak jelas kata-kata yang diucapkan.

🔸 Bentuk lain dari gangguan irama kelancaran adalah gagap atau “STUTTERING”, yaitu.....
irama kelancaran bicara menjadi terputus-putus. Gagap biasanya muncul di usia...
3 atau 4 tahun setelah itu hilang sendiri.

🔸 Namun gagap yang menetap perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk dipertimbangakan perlunya terapi wicara.

Selain itu juga dapat berupa gangguan dalam „PITCH“, volume ataupun kualitas suara.
Gangguan suara tipikal misalnya...
- suara kasar
- suara terputus-putus atau terengah - engah
- suara yang terpecah jika dalam intonasi atau pitch yang tinggi.



Part - 3
*Gangguan Berbahasa*

“Apa yang dimaksud dengan gangguan berbahasa?”

🔸Gangguan berbahasa dapat dibagi menjadi gangguan berbahasa EKSPRESIF dan gangguan berbahasa CAMPURAN (EKSPRESIF-RESEFTIF).

🔸 Yang dimaksud dengan gangguan berbahasa EKSPRESIF adalah.... ketidakmampuan anak untuk mengekspresikan ide, pikiran dan pendapatnya melalui kata-kata atau secara verbal yang sesuai dengan usianya, sekalipun anak tersebut mempunyai pemahaman yang sesuai dengan usianya.

Anak dengan gangguan bahasa ekspresif tipe perkembangan ini biasanya dibawa orang tuanya dengan keluhan „terlambat bicara“ atau mungkin dengan keluhan „agresif“ dan „tidak bisa diam“.

Keluhan tersebut memang dapat terjadi mengingat anak tersebut dapat mengalami "frustrasi“
karena tidak dapat mengutarakan keinginannya dengan baik sehingga mengganggu interaksinya dengan orang lain.

Hal ini berujung pada sikapnya yang cenderung agresif dan tidak bisa diam.

🔸Yang dimaksud dengan gangguan berbahasa campuran (EKSPRESIF-RESEPTIF)
adalah....... ketidakmampuan anak untuk mengekspresikan idenya sekaligus dengan keterbatasannya untuk memahami pembicaraan orang lain.

Tentunya keadaan ini lebih buruk dibandingkan dengan sekedar gangguan berbahasa ekspresif saja.

Sumber:
Ibu dr Kristiantini Dewi S.p.A
(Ketua Asosiasi Disleksia Indonesia)

Bersambung....parts - 4

Thursday, May 11, 2017

Speech Delay...Apakah itu? Part 1.


Dear Mommies....

Pernahkah Mom mengalami rasa galau, khawatir dan cemas mengapa Anak kita belum bisa bicara seperti Anak seusianya?

Pernahkah Mom mengalami kebingungan apakah Anak kita termasuk dalam kategori speech delay atau merasa nanti juga akan bicara dengan sendirinya?

Saya sempat mengalami hal tersebut, apalagi Ada saat dimana membandingkan dengan teman-teman sebayanya... Cemas, khawatir, dan takut...begitulah kira-kira yang saya alami dahulu...

Berikut ini Ada artikel yang saya dapat dari Facebook Group DPSG mengenai Anak Speech Delay.. Semoga dapat membantu bagi para Mommies yang sedang galau...

Selamat membaca..



*Anakku Terlambat Bicara*

Parts. 1

Sumber:
Ibu dr. Kristiantini Dewi, Sp.A
(Ketua Asosiasi Disleksia Indonesia)

Parts - 1

Kapan seorang anak dikatakan terlambat berbicara dan berbahasa?

Kapan ya?
Seorang anak dikatakan terlambat bicara, apakah sejak usia dini?

ataukah......

sebaiknya orang tua menunggu sampai usia 2 tahun baru diperiksakan ke dokter?

Apakah semua keterlambatan bicara memang harus diperiksakan ke dokter?

Bukankah nanti juga anak-anak bisa sendiri berbicara dengan lancar.

Pertanyaan -pertanyaan tersebut memang kerap timbul di benak orang tua, dan seringkali mitos lebih banyak menjawab pertanyaan tersebut dibandingkan informasi dari dokter.

Oleh karena itu kita simak yuk penjelasan di bawah ini.

Sebelumnya perlu dipahami bahwa yang dimaksud dengan BICARA adalah....
 🔸 Kemampuan individu untuk memproduksi suara
 sedangkan....
🔸 BERBAHASA adalah.... Kemampuan individu untuk berbicara dalam konteks untuk berkomunikasi.

Sebetulnya aspek bicara dan berbahasa merupakan salah satu aspek perkembangan seorang bayi atau anak yang dimulai sejak lahir.

Kemampuan bayi untuk berkomunikasi dimulai dengan reaksinya terhadap bunyi bunyian atau suara ibu bapaknya, bahkan di usia 2 bulan bayi sudah menunjukkan senyum sosial pada semua orang yang berinteraksi dengannya.

Hal ini diikuti dengan kemampuan bayi mengeluarkan suara....
🔸 “COOING” berupa.....
“aaahh…., uuuhh…” dalam rangka berkomunikasi dengan orang lain.

Dengan bertambahnya usia bayi kemampuan bayi mengeluarkan suara bertambah menjadi
🔸 “BABBLING
di usia 6 bulan, yakni memproduksi suara konsonan “ba….”, “da…”

🔸 Sampai akhirnya menjadi “LALING
di usia 8 bulan, yakni mengulang dua suara konsonan “bababa….”, “dadada…..”, “mamama……….”

🔸Sehingga akhirnya di usia 1 tahun bayi sudah mampu mengatakan 3 KATA bermakna untuk berkomunikasi, biasanya...
“mama” untuk ibunya, “papa” untuk ayahnya dan satu kata lagi yang biasa dipergunakan di rumahnya, misalnyai “mbak” untuk pengasuhnya.

🔸 Di usia 18 bulan anak sudah mampu memahami dan mengeluarkan
sekitar 20 kosa kata yang bermakna.

🔸 Sedangkan di usia 2 tahun sudah mampu mengucapkan 1 kalimat yang terdiri dari 2 kata, misalnya
“mama pergi”,
 “aku pipis”, dsb.

🔸 Anak dikatakan terlambat bicara dan berbahasa,
jika.....
 pada usia tertentu kemampuannya memproduksi suara dan berkomunikasi di bawah rata-rata anak seusianya.

:) Bersambung..... Parts - 2

Link source : www.nbpcenter.com
Page: Dyslexia Parents Support Group Jawa Timur

Wednesday, May 10, 2017

30 days Recipe... ala Mommy Musa




Dear Mommies...

Suka pusing menentukan akan masak apa hari ini? Kalau iya kita samaaa *toos dulu* hehehe.

Selama sibuk bekerja untuk mempermudah saat akan memasak, serta mengatur efisiensi dan efektivitas waktu, tenaga dan bahan makanan, saya membuat list resep makanan 30 hari.

Dengan adanya list resep masakan 30 hari, insyaallah saya tidak (terlalu) panik saat memasak lol...dan bisa dirandom jika sewaktu-waktu ingin memasak masakan lainnya.

Berikut ini list Resep Masakan 30hari ala Mommy Musa...

Minggu Pertama

Senin
Udang Balado
Kuah lemak
Tempe/tahu goreng

Selasa
Sambal goreng Ati
Sayur lodeh labu siam
Terong goreng

Rabu
Ikan bakar bumbu merah
Tumis kangkung
Sambal bajak

Kamis
Telur dadar
Ikan tongkol balado
Sayur bayam gambas

Jumat
Ayam goreng
Sayur sop
Perkedel jagung

Sabtu
Ikan mujaer goreng
Sayur asem
Tahu/Tempe goreng

Minggu
Oseng-oseng tahu Tempe
Semur ayam




Minggu Kedua

Senin
Udang goreng tepung
Cap cay kuah

Selasa
Urap
Ayam panggang
Tahu/Tempe goreng

Rabu
Jamur goreng
Kimlo
Perkedel kentang

Kamis
Ayam masak merah
Tempe/tahu goreng

Jumat
Cumi goreng
Sayur lodeh
Sambal ijo

Sabtu
Ikan tongkol goreng
Tumis buncis bakso
Sambal bawang

Minggu
Ayam bakar Teflon
Tumis kacang panjang
Tahu/Tempe goreng





Minggu Ketiga

Senin
Rawon
Perkedel kentang

Selasa
Udang saus Padang
Kuah lemak

Rabu
Ayam bumbu rujak
Urap
Perkedel jagung

Kamis
Tahu/Tempe balado
Opor ayam

Jumat
Botok udang
Lele goreng
Sayur asem

Sabtu
Ayam balado
Sayur bening
Perkedel jagung

Minggu
Rendang ayam
Tumis buncis wortel




Minggu Keempat

Senin
Gulai ayam Padang
Sayur gambas

Selasa
Ikan pindang goreng
Kuah lemak telur

Rabu
Semur tahu kentang
Ayam goreng

Kamis
Lele goreng
Sayut bayam jagung

Jumat
Ayam balado
Saturday garang asem

Sabtu
Urap
Ayam bakar Teflon

Minggu
Udang Asam manis
Capcay goreng
Tempe/tahu goreng



Nah...mommies pasti juga punya list sendiri khan...selamat memasak .. Sharing yuuukk.. Happy cooking

with love




Monday, May 1, 2017

Cermin....*Kelas Menulis*

Kami berhadapan.. diam terikat memori masa lalu
Tenggelam narasi dalam hati
Kukepalkan tangan, dingin hati dan jiwaku, melebihi suhu cafe.

Wajahnya tampak lesu, lelah, tak bergairah
Sementara aku begitu tegar, sok pintar, tak ingin tunjukkan beban, tersenyum terpaksa,
Kecil, tak pernah menyerah.

"Gimana kerjaan, sibuk ya?" tanyaku pura-pura peduli
"Biasa aja..kayak dulu" datar jawaban dan wajahnya

"Ooh...." intonasi suaraku tak bergeming

Cincin titanium berukir pasir itu masih melingkar dijarinya, intipku..hampir supak warnanya
Sama seperti milikku, yang sudah kubuang dibandara
Jemarinya sibuk mengetik dilayar hpnya..
entah apa dipikirannya..
apa pula isi hatinya..
siapakah diseberang Sana yang menyibukkannya.

"Sampai kapan Kamu disini?"
potongnya cepat..seperti takut kuhujani rentetan pertanyaan

"Belum tahu...rencananya agak lama Kali ini..." kudengar suaraku ceria, palsu

"Baik...pikirkan baik-baik keputusanmu. Coba hubungi ayah dan Ibuku. Jangan sampai mereka membencimu" ucapnya kelu, bergetar

Aku tak bergeming..suara adukan gelas dan sendok sesekali memecah hening...

"Kamu cantik Sekarang..Kamu bahagia, ya?!" tatapannya menghujam jantungku, tempat disasaran

Aku diam..kubinarkan pandangan Mata ini...rasanya getir, pahit jamu brotowali

"tak sebahagia tanpamu...tapi Kamu tak ingin bersamaku.." Perlahan kekuatanku roboh..aku rindu pujiannya



Aaah...dulu Sekali..di tempat ini kami berpegangan tangan, bergelanyut manja, saling sumbang pikiran dan ide, suara bersahutan..Indah..Rona wajah itu merekah berbinar.

Hari ini 15tahun pernikahan yang berliku.. Ribuan mil menjadi jembatan jarak..kami habiskan di telpon, Skype, email,...berjumpa raga mungkin dua tahun Sekali..


Kuputuskan berhenti, dia pun tak berusaha menggapaiku.
Komunikasi ibarat rantai yang berkarat, menghabiskan kuatnya besi


Cinta kami ditelan sinyal yang naik turun, kesibukan mengurus negara, waktu yang tak sepaham
Geliat rasa rindu terkikis seiring tahun berganti



"Jangan pernah menyesal, Rani...aku mendukung keputusanmu...akan kusampaikan yang terbaik, Kamu tak pernah salah"

"Ini semua kesalahanku..."

"Maafkan aku...yang tak pernah meraihmu.."

"Jika waktu bisa diputar...aku akan pergi bersamamu..tapi aku terlalu pengecut"

Kalimat demi kalimat keluar dari bibirnya...terlambat...

telah kulayangkan Surat gugatan, lelah tak tertahan dengan pertengkaran dan makian..

Ibarat paku yang dihujamkan berkali-kali..kayu itu telah rusak..seperti halnya hatiku terkoyak oleh kata-katanya.


Sedari tadi kugigit bibir ini, agar tak terucap kata-kata tak penting
Bulir air Mata bertengger di tempat yang seharusnya
Seperti selama ini bertahan Untuk tak keluar
Antara Austria-Jakarta

Semuanya sepadan..
Ingin bersama, tapi selalu terbentuk kubangan Lara
Kusudahi agar tak Ada lagi terjerembab dilubang yang sama


"Tak apa Mas...
Semuanya Sudah berakhir..kita tutup hari ini..tak Ada pertemanan, biarlah berujung asing...lebih Baik!" kujabat tangannya..lalu beranjak pergi


Tegar hilang..musnah
Tangisku sontak menggelegar
Cermin itu  pecah sudah, berserakan
Layaknya janji-janji yang pernah tertuang...meruak bertebaran
Tak Ada dusta, tak Ada pihak ketiga
Kami yang bersalah kepada Tuhan
Semoga dimaafkan.






*Belajar nulis cerpen
di Kelas Menulis Uni Fitra Wilis*


Thursday, April 27, 2017

Wednesday, April 26, 2017

💞


Dipundak ada lelah untuk kami
Dikeringat ada letih untuk kami
Dimerah Mata ada gelisah karena kami
Diiringan kaki ada penat karena kami
Dipegal lengan ada gusar karena kami
.
.
.
.
.
.

Tak patut kami mengeluh terlalu banyak
Tak pantas kami kurang bersyukur
Kala segala daya upaya dia berikan bagi kesejahteraan kami
.
.
.
.
.
bersemangatlah
pantang gentar meski kadang setapak terjal yang panjang harus diterjang
Allah telah cukupkan 
 tawakkal dan  ikhtiar 
.
.
.
.
.
Kuatlah...
Wahai nahkoda dalam kapal
💞


Husnul khotimah


Hari ini melihat bagaimana sakaratul maut..Allahu Akbar..Masyaallah.. begitu indah kematian beliau.
Ustadz Qadr Ja'far meninggal saat membaca Surat Al Mulk..

May Allah SWT give us a good end Husnul khotimah
Aamiin.


Mommy's Musa

Beberapa keutamaan Surat Al Milk....

 beliau bersabda: Surah Al Mulk adalah Munjiyah (penyelamat) dan Mani’ah (penghalang) yang dapat menyelamatkannya dari siksa kubur.

Oleh sebab itu sahabat Ummi, Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari membaca Surah Al Mulk antara lain sebagai berikut:

1. Diampuni dosanya

عنأبيهريرة،عنالنبيصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَقال: سورةمنالقرأن،ثلاثوناية؛تَشْفَعُلصاحبهاحتىيُغْفَرَله: تباركالذيبيدهالملك.

(رواهأبوداودواللفظله, والترمذيوغيرهما،وصححهابنحبانوالحاكموالذهبي،وحسنهالترمذيوالألباني)ـ

Dari Abu Huroiroh, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

“Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk“. (HR. Abu Dawud dg redaksinya, diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi dan yang lainnya. Hadits tersebut shohih dan telah di-shohih- kan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, dan adz-Dzahabi, sedangkan at-Tirmidzy dan Albani menghasankannya)







عنأنسبنمالكقال،قالرسولاللهصلىاللهعليهوسلم: سورةمنالقرآن،ماهيإلاثلاثونآية،خاصمتعنصاحبهاحتىأدخلته

الجنة،وهيتبارك. (رواهالطبرانيفيالمعجمالأوسطوحسنهالألبانيفيصحيحالجامع)ـ

Anas bin Malik mengatakan, Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam bersabda:

“Ada surat dari Alqur’an, ia hanya terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat membela ‘temannya’ sehingga memasukkannya ke surga, yaitu: Surat Tabarok“. (HR. Thobaroni dalam Mu’jamul Ausath, dan dihasankan oleh Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Dihindarkan dari siksa kubur dan siksa neraka

Keutamaan kedua yang dapat diperoleh dari membaca surat Al Mulk adalah dijauhkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang pedih.

Dari Abdulloh bin Mas’ud mengatakan: “Barangsiapa membaca surat Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajalla

menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam- (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang).

"Sungguh surat tersebut ada dalam Kitabulloh, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i dengan redaksinya, diriwayatkan pula oleh al-Hakim dan ia mengatakan: sanadnya shohih, dan dihasankan oleh Albani)

Melihat keterangan hadits-tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa memperbanyak membaca Surah Al Mulk dapat menghindarkan seseorang dari siksa kubur dan siksa neraka.

3. Menjauhkan diri dari maksiat

Dalam surat Al Mulk disebutkan bahwa orang yang taat pada Allah adalah orang yang tetap taat meskipun tidak ada yang melihat sebagaimana dalam firman Allah SWT berikut Ini.

“Mereka itu takut pada Allah di kesunyian ketika mereka tidak nampak di hadapan manusia lainnya.Mereka pun taat pada Allah dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Tentu saja dalam keadaan terang-terangan, mereka pun lebih taat lagi pada Allah” ( QS Al Mulk : 12 )

Pada intinya orang yang berima itu taat pada Allah meskipun di kesunyian dan takut berbuat maksiat kepada Allah. Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh As Sa’di, “Mereka takut pada Allah dalam setiap keadaan sampai-sampai pada keadaan yang tidak ada yang mengetahui amalan mereka kecuali Allah. Mereka tidak melakukan maksiat dalam kesunyian.

4. Menjadikan kita sebagai orang yang bertawakal

Dalam Surah Al Mulk ayat 15 , Allah SWT juga menunjukan diisyaratkan tentang perintah berjalan di muka bumi untuk mencari rizki dengan berdagang,bertani, dsb. Ini menunjukan bahwa tawakal bukan hanya berserah diri kepada Allah melainkan bekerja dan berusaha,sebagaimana tercantum dalam ayat berikut;

هُوَالَّذِيجَعَلَلَكُمُالْأَرْضَذَلُولًافَامْشُوافِيمَنَاكِبِهَاوَكُلُوامِنْرِزْقِهِ

“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu,maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezekiNya”

Sebagaimana dijelaskan oleh Sahl At Tutsuri , “Barangsiapa yang mencela usaha(meninggalkan sebab) maka dia telah mencela ketentuan yang ditetapkan oleh Allah Swt.Barangsiapa yang mencela tawakkal maka dia telah meninggalkan keimanan. Tawakal juga membuat kita kuat dalam menghadapi musibah yang diberikan oleh Allah.”

Sudah tahu betapa dahsyat faedahnya, yuk kita amalkan!


Link below 👇
http://www.ummi-online.com/inilah-4-faedah-membaca-surah-al-mulk.html

Tuesday, April 25, 2017

Hadapi dengan berani💘

Allah memberikan ujian..insyaallah kami pasti bisa melewatinya.
Ada artikel menarik dari seorang Kawan di fB..saya copast mungkin dapat membantu bagi yang membutuhkan.





----------------------------------------------------




Menghadapi Stress dan tekanan bagi Orang tua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Oleh: Aloysius Hanung Rumekso
Menjadi orang tua bagi anak berkebutuhan khusus kadang membuat kita kehilangan jati diri dan berubah menjadi orang lain. Banyak hal yang sering kita pertaruhkan demi buah hati kita melewati masa-masa sulitnya untuk bisa menghadapi masa depannya. Tak jarang kita terjebak dalam situasi sulit secara fisik, emosional dan finansial.
Melewati ini semua kita menjadi sangat stress dan depresi terkungkung dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan rintangan dalam membesarkan ABK kita.
Berikut gambaran tahapan Stress yang sering dihadapi oleh orang tua ABK :
1. Denial (Penolakan)
Tahapan dimana kita tidak menerima dan menolak bahwa anak kita lahir tidak seperti anak-anak seusianya.
2. Anger (Marah)
Tahap dimana ketika kita sudah mulai bisa menerima dan mengakui, namun sering kali tanpa disasari kita dibayangi Oleh perasaan marah. Marah pada diri sendiri, pasangan kita, dokter, therapist, lingkungan kita atau bahkan marah kepada Tuhan. Why me God?
3. Bargaining (Tawar-menawar)
Tahap dimana kita sudah mulai berfikir  untuk menerima keberadaannya,  namun dengan berbagai dalih. Baiklah asal anak ini tdk sakit-sakitan atau asalkan anak ini bisa mengurus dirinya sendiri, dan berbagai macam sikap pengalihan.
4. Depression (Depresi)
Tahap ketika tawar menawar tidak berlaku lagi, maka orang tua menjadi stress dan depresi.
5. Acceptence (Penerimaan)
Pada tahap ini, orang tua sudah mulai bisa menerima dan mulai berdamai dengan kondisi yang ada. Namun kadang kita terjebak dengan situasi, menerima secara pesimis atau menerima secara optimis.
Saya mencoba untuk merangkum bagaimana sikap kita sebagai sebagai orang tua ABK dalam menghadapi stress dan tekanan yang membuat kita lebih ringan dalam memperjuangkan hak hidup ABK kita secara Psikologis :
1. Kesabaran yang berlipat.
Menjadi orang tua biasa tidaklah mudah. Dituntut kesipan fisik dan Psikologis yang matang. Kita akan diperhadapkan pd pertanggungjawaban yg lebih rumit. Bukan hanya menyangkut kebutuhan secara materiil namun lebih dari itu. Jadi, menjadi orang tua adalah pekerjaan yang sulit. Apalagi menjadi orang tua ABK. Untuk itu diperlukan kesabaran dalam menghadapi tantangan dari hari ke hari. Sebagai orang tua ABK kita ibarat mengikuti lomba marathon, tidak ada istilah istirahat, kita harus makan-minum sambil berlari. Tapi marathon kita tidak pernah berujung, jadi jangan berfipikir untuk menang, tapi berlarilah hingga mencapai garis finish.
2. Kita tidak sendirian.
Besarkan hati bahwa banyak orang tua lain yang juga memiliki masalah yang sama dgn kita. Carilah dukungan sosial dan buat jejaring. Sharing, berbagi pengalaman dan trik dalam menghadapi berbagai masalah akan membuat kita merasa lebih kuat dan nyaman secara psikologis.
3. Kita adalah Superhero.
Yakinkan diri bahwa sebagai orang tua ABK, apa yg kita kerjakan adalah hebat. Ibarat Superhero kita disanggupkan mengatasi semua permasalahan anak kita. Kita jauh lebih tau dari siapapun. Misalnya bagaimana mengatasi anak kita saat Tantrum atau kejang, dsb. Dan kita bisa menjadi apa saja. Kita adalah therapist, dokter, perawat, guru dan teman bagi anak ABK kita.
4. Kita bukanlah manusia yg sempurna.
Sebagai orang tua ABK seringkali kita dihadapkan pd suatu pilihan yg sulit. Namun kita dituntut utk segera mengambil keputusan. Lakukan dan ambil keputusan yg terbaik dan jangan menengok ke belakang. Yakinlah bahwa apapun yg kita ambil adalah suatu keputusan yg terbaik. Memang kita tidak bisa selalu benar. Tidak ada manusia yg sempurna, kita bisa saja salah. Namun terus maju dan jangan pernah menyesali apa yg pernah kita putuskan. Move on dan terus pandang ke depan.
5. Memaafkan diri sendiri.
Jangan selalu membawa rasa bersalah. Hal ini tdk akan membuat kita lbh baik. Tidak ada jawaban yang benar utk setiap keputusan yang sulit. Memaafkan dan berdamai dengan diri sendiri membuat kita akan jauh lebih ringan dalam melangkah ke depan utk anak kita.
6. Percaya pada instink kita.
Kita jauh lbh mengerti ttg anak ABK kita. Ketika kita merasa tdk mudah utk dimengerti oleh profesional (dokter, therapist, consultant atau guru) pergilah ke ahli lain utk mendapatkan second opinion. Jangan pernah merasa takut utk berjuang bagi ABK kita. Jika mereka mungkin ahli dibidangnya,  kitapun adalah ahli dalam memahami anak kita.
7. Therapy adalah bermain dan bermain adalah therapy.
Jangan biarkan anak kita tersiksa oleh therapy, tapi biarkanlah mereka merasa bahwa therapy adalah bermain. Jd pastikan bahwa anak menikmati sesi therapy dengan caranya sendiri. Waspadai ketika anak tdk tertarik atau respon dengan therapy yang kita pilihkan. Mungkin ada sesuatu yg salah disana.
8. Rayakan hal-hal kecil.
Rayakan hal-hal yang mampu dicapai anak ABK kita meskipun mungkin suatu hal yang kecil bagi anak non-ABK lainnya.
Sharingkan hal-hal pencapaian tersebut kepada orang-orang yang kita cintai dan mengasihi anak ABK kita. Jangan mudah terprovokasi dengan orang-orang yang tdk memahami ABK kita.
9. Jangan membanding-bandingkan.
Secara umum setiap anak berbeda satu dengan yang lainnya. Begitu juga tantangan dan pertumbuhan yg dilaluinya. Mereka akan tumbuh dengan kecepatan masing-masing jadi jangan pernah membandingkan ABK kita dengan ABK lainnya. Jangan pula membanding-bandingkan apa yang dilakukan orang tua lain dengan ABK-nya.
10. Luangkan waktu untuk bermain dengan anak.
Nikmati kebersamaan dengan ABK kita. Sesibuk apapun kita, sebaiknya luangkan waktu utk peran kita sebagai orang tua untuk bermain dan menikmati kebersamaan.  Tidak ada kualitas tanpa kuantitas.
11. Jangan pernah kehilangan jati diri.
Jangan membuat label sebagai "orang tua ABK" sebagai satu-satunya jatidiri kita.  Kadang kita juga harus memiliki jatidiri kita sendiri. Fokuslah pada hobi dan pekerjaan kita juga. Kita berhak untuk menikmati hidup kita.
12. Perhatikan keutuhan perkawinan kita.
Mempertahankan  perkawinan adalah suatu perjuangan, apalagi jika kita memiliki ABK.
Berikan waktu untuk pasangan kita dan perjuangkan perkawinan adalah cara yg bijak dan bertanggung jawab atas ABK kita.
13. Peliharalah rasa humor dan jangan terlalu sensitif.
Lihatlah setiap masalah yang terjadi dengan cara pandang yg lebih ringan. Jangan terlalu sensitif dan terprovokasi secara emosional dengan apa yg dikatakan orang lain. Karena tidak ada yang menyakiti diri kita kecuali diri kita sendiri.
14. Kita berhak utk bahagia dan diperhatikan.
Selama ini kita sudah terlalu banyak untuk memperhatikan dan merawatnya ABK kita. Ambil waktu ("me time") karena kita juga berhak untuk mendapat perhatian dan merasa bahagia. Mintalah waktu untuk diri sendiri dan nikmatilah....
Semoga tips diatas membantu kita untuk terbebas dari stress dan kebosanan dalam memperjuangkan hak hidup ABK kita yang tidak pernah berujung.
Semoga membantu....
Source:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10208125141638049&id=1585825645


COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES