Showing posts with label Milestone. Show all posts
Showing posts with label Milestone. Show all posts
Thursday, September 14, 2017
Speech Delay
Dear Mommies...
Pernahkah orang-orang terdekat di sekitar Moms selalu menanyakan kapan anak kita mulai bicara?
Pernahkah hati kecil kita sebagai ibu bertanya-tanya, mengapa anak saya belum bisa bicara?
Atau justru Moms merasa panik saat anak lainnya mulai bertanya ini itu, sementara anak kita belum bisa berbicara sama sekali?
Wednesday, September 13, 2017
Playdate
Dear Mommies...
Apa kabar? Masih semangat donk yaa bermain dan belajar dengan Si kecil?
Playdate sebenarnya semacam kegiatan bermain buah hati dengan teman-temannya, bisa outdoor atau indoor. Orang tua biasanya mengundang teman-teman anak untuk bermain dan mengajarkan sosialisasi.
Sunday, June 11, 2017
Tips Menyusui saat Berpuasa
Dear Mommies...
Pernah mengalami dilemma ketika ingin menyusui di bulan Ramadhan?
Khawatir bayi akan kekurangan gizi?
Merasa cemas Ibu akan merasa lemas sehingga bayi tidak memperoleh gizi yang maksimal?
Atau kekhawatiran yang lainnya?
Saya juga pernah mengalaminya, kira-kira dua tahun yang lalu. Saat itu Musa masih membutuhkan ASI eksklusif. Sementara saya ingin menunaikan ibadah puasa.
Antara khawatir dan ingin maksimal memberikan ASI eksklusif, maka saya segera berkonsultasi ke dokter spesialis anak, dan diminta untuk menambah wawasan dengan browsing di internet untuk menunjang keberanian hehehe.
Pada intinya saya diperbolehkan untuk tetap menyusui sekaligus berpuasa, karena bayi dan ibunya dalam keadaan sehat. Tentu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku *lol*.
Pada intinya saya diperbolehkan untuk tetap menyusui sekaligus berpuasa, karena bayi dan ibunya dalam keadaan sehat. Tentu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku *lol*.
Berikut ini saya ringkas dari hasil konsultasi dan pencarian informasi dari buku-buku dan internet. Semoga dapat membantu dan bermanfaat ya Moms.
Sebaiknya pastikan Bayi dan ibu dalam keadaan sehat.
Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter/perawat/bidan
Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sangat penting bagi Ibu Hamil dan Ibu menyusui. Biasanya akan dilakukan penimbangan badan bayi dan Ibu, serta akan direkomendasikan untuk berpuasa apabila kondisi Ibu dan bayi dalam keadaan segar.
Selalu niatkan berpuasa karena Allah SWT dan memohon kelancaran ibadah, serta memohon kesehatan untuk buah hati
Jangan lupa niat berpuasa karena Allah SWT semata. Dan memohon kelancaran ibadah, serta memohon kesehatan buah hati tercinta. Semoga selalu diberikan kemudahan saat beribadah.
Produksi ASI saat berpuasa biasanya akan mengalami penurunan. Untuk menunjang kebutuhan nutrisi tubuh, sebaiknya selalu berusaha bahagia, hindari stress yang berlebihan, serta selalu berpikiran positif. Ibu menyusui yang bahagia, akan meningkatkan hormon oksitosin dan akan membantu memperbanyak produksi ASI.
Mengatur menu nutrisi seimbang, khususnya pada waktu-waktu tertentu
Buatlah schedule menu makanan yang teratur Moms. Selalu ingat bahwa waktu makan tetap tiga kali sehari, hanya sama jadwalnya diputar menjadi saat sahur, berbuka puasa, dan setelah sholat tarawih. Asupan nutrisi bergizi seimbang, dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak.
Saat berbuka puasa sebaiknya makan hidangan pembuka berupa kurma dan makanan manis.
Saat berbuka puasa sebaiknya makan hidangan pembuka berupa kurma dan makanan manis.
Memperbanyak asupan cairan dan menghindari teh/kopi yang mengandung cafein
Asupan cairan yang dibutuhkan ibu menyusui tentu lebih banyak dari wanita yang lain. Moms bisa mengkonsumsi air putih, jus buah segar, susu sapi/kedelai, yogurt, atau bahkan sari daun katuk.
Atur jadwal minum agar lambung tidak terlalu penuh dengan cairan, karena dapat menyebabkan kembung dan mual. Porsi minum 8 gelas sehari juga baik untuk ibu menyusui.
Hindari minum kopi/teh terlalu banyak, karena kafein menyebabkan susah tidur.
Hindari minum kopi/teh terlalu banyak, karena kafein menyebabkan susah tidur.
Mengurangi minuman terlalu manis saat sahur agar tidak lemas
Minuman manis memang sangat menyegarkan, terutama saat berbuka puasa. Namun saat sahur sebaiknya dikurangi ya Moms, karena dapat menyebabkan lemas pada tubuh.
Sekarang ini sudah banyak suplemen pelancar ASI yang beredar di pasaran. Selama menyusui saya rajin minum susu untuk ibu menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter/perawat/bidan manis suplemen apa yang cocok bagi anda.
Produksi ASI sebelum tidur biasanya cukup banyak. Hal ini disebabkan masukan nutrisi yang dikonsumsi setelah berbuka puasa. Gunakan moment ini untuk pumping ya Moms. Jangan lupa disimpan di kulkas.
Aktifitas yang berlebihan sebaiknya dikurangi ya Moms. Jangan terlalu memforsir tenaga, ingatlah selalu buah hati kita adalah prioritas utama untuk mendapatkan ASI.
Buatlah jadwal tidur yang cukup, sebaiknya tetap 8 jam, diatur sedemikian rupa hingga tercukupi kebutuhan istirahat anda.
Buah hati adalah amanah yang indah. Tetap melakukan bounding dengannya, sambil mengajaknya bermain serta melakukan stimulasi perkembangannya. Meskipun kita sedang berpuasa, aktivitas bermain dengan buah hati tetap lancar ya Moms.
Demikian sedikit tips menyusui saat berpuasa. Semoga bermanfaat Moms.
Referensi
- www.tipsbayi.com/puasa-ketika-menyusui.html
- https://asilaktasi.com/2016/06/14/ibu-hamil-dan-menyusui-berpuasa-tinjauan-kesehatan-dan-hukum-islam/
- http://aimi-asi.org/2008/08/tips-menyusui-ketika-puasa/
- https://supportbreastfeeding.wordpress.com/2009/08/28/berpuasa-ramadhan-saat-menyusui-bayi/p
- m.republika.co.id/berita/ramadhan/kabar-ramadhan/17/05/29/oqpat8313-pengaruh-puasa-terhadap-kehamilan-dan-menyusui
- pic source: pexel.com
Friday, June 9, 2017
Bermain di Taman Flora, siapa takut?
![]() |
| pic : IG hellmi rosadi |
Dear Mommies...
Berjalan-jalan dengan buah hati merupakan salah satu upaya menstimulasi perkembangannya.
Tentunya kita sebagai Ibu juga senang mengajak buah hati kita "cuci Mata" bukan?
Jika sedang dilanda kejenuhan mengunjungi mall, saya sering mencari wahana alternatif lain untuk mengajak Musa "berwisata".
Yap ... Taman Kota adalah salah satu wacana wisata yang disukai anak-anak (dan ibunya). Selain harganya yang murah, karena biasanya free, saat ini banyak Taman kota yang dikelola dengan sangat baik boleh Pemerintah Daerah setempat.
Menikmati wisata "hutan kota" juga mampu menghilangkan kejenuhan akibat aktivitas sehari-hari, mampu membuat rileks tubuh dan pikiran, serta dapat menghirup oksigen alami ditengah kota yang padat membuat badan menjadi lebih Segar. Eh....itu sugesti saya sendiri sich hehehe.
Menikmati wisata "hutan kota" juga mampu menghilangkan kejenuhan akibat aktivitas sehari-hari, mampu membuat rileks tubuh dan pikiran, serta dapat menghirup oksigen alami ditengah kota yang padat membuat badan menjadi lebih Segar. Eh....itu sugesti saya sendiri sich hehehe.
Salah satu Taman Kota yang ada di Wilayah Kota Surabaya adalah Taman Flora Bratang. Letaknya ada di Jalan Raya Manyar, no. 80A Surabaya.
Beberapa waktu yang lalu saya mengajak Musa mengunjungi taman tersebut. Tamannya sangat sejuk, rindang, dan nyaman. Jika pengunjung merasa lapar juga tersedia Sentra Kuliner RMI di samping area Taman. Berbagai macam Jenis makanan tersedia disana, sehingga pengunjung tak perlu khawatir.
![]() |
| Posisi Taman Flora Bratang via GPS |
Beberapa waktu yang lalu saya mengajak Musa mengunjungi taman tersebut. Tamannya sangat sejuk, rindang, dan nyaman. Jika pengunjung merasa lapar juga tersedia Sentra Kuliner RMI di samping area Taman. Berbagai macam Jenis makanan tersedia disana, sehingga pengunjung tak perlu khawatir.
Masuk ke Taman Flora Bratang tidak dikenakan biaya Moms alias free. Beberapa fasilitas ditambah oleh Pemkot Surabaya, mulai dari Wahana memberi makan rusa, memberi makan ikan di kolam, sarana bermain anak juga cukup banyak sehingga tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat bermain, area outbound anak untuk melatih ketangkasan, toilet juga tersedia sehingga tak perlu khawatir mengantri, terdapat juga fasilitas musholla.
![]() |
| Pengunjung bisa memberi makan Rusa |
Beberapa fasilitas exercise kita terdapat disana. Bagi yang ingin berolah raga sambil menghirup udara segar, sebaiknya datang di pagi hari.
![]() |
| Alat exercise |
Taman Flora Bratang mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dulu saya mengenal daerah ini dengan nama Kebun Bibit Bratang. Rupanya sejak Pemkot Surabaya memindahkan kebun pembibitan ke Kebun Bibit Wonorejo, maka daerah tersebut mengalami peralihan fungsi menjadi Taman kota yang cukup cantik dan rimbun.
Terdapat pengelompokan tanaman toga dan tanaman herbal, sehingga dinamakan Taman Toga. Menurut saya konsep penataan Taman tersebut sangat menarik dan rapi. Saya curiga pasti ada campur tangan Bu Risma selaku Walikota Surabaya. Hehehe maklum saya nge-fans beliau sejak menjadi Kepala DKP Kota Surabaya, kota yang tadinya tandus perlahan-lahan dibuat menjadi rimbun dan segar.
![]() |
| Sangkar Burung Raksasa |
Pada area taman baca merupakan Perpustakaan Edukasi yang mempunyai berbagai macam koleksi buku-buku. Sayangnya saya tidak sempat memotret, karena sibuk bermain kejar-kejaran dengan Musa *lol*. Juga ada balai pertunjukan yang biasanya digunakan pada hari libur.
Bagi warga Surabaya yang ingin menikmati wisata Taman kota, saya merekomendasikan untuk bermain dengan buah hati Taman Flora Bratang. Jangan lupa membeli kacang panjang untuk wisata edukasi memberi makin Rusa (harga 5000 rupiah sudah cukup banyak) dan memberi pakan agar bisa memberi makan ikan di kolam ikan (harga 1000 rupiah).
Selamat berkunjung Moms.
Friday, May 19, 2017
Tumbuh kembang bayi 6-9 bulan
Dear Mommies...
Bayi pada usia 6 hingga 9 bulan sudah melakukan banyak sekali aktivitas. Pada usia ini biasanya bayi mulai lincah dan sangat ingin tahu banyak hal, meskipun masih terbatas geraknya.
Tentu kelelahan Mommies akan terbayar saat bayi kita bahagia dengan berbagai aktivitas :)
Untuk menunjang perkembangan motorik, kemampuan bermain, serta perkembangan penglihatan dan pendengaran, akan saya rangkum dari berbagai sumber di artikel ini.
Mommies bisa melakukan pengecekkan menggunakan buku KIA atau aplikasi lainnya untuk memantau tumbuh kembang buah hati...
Sumber saya kumpulkan dari Depkes.go.id, website tentang tumbuh kembang anak, dan beberapa sumber lainnya.
Selamat membaca Mommies...
Milestone Perkembangan Anak
Yang dimaksud dengan milestone Perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu
Usia 6 - 9 bulan
- Bayi sudah dapat duduk tanpa dibantu
- Dapat tengkurap atau berbalik sendiri
- Mulai merangkak meraih benda atau mendekati seseorang
- Merangkak maju dan mundur
- Mulai memindahkan barang dari tangan satu ke tangan lainnya
- Mulai bisa meletakkan satu mainan balok diatas mainan balok lainnya
- Memegang benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk
- Mulai memasukkan kaki kedalam mulut
- Suka melempar sesuatu
- Mulai merespon perbedaan warna, dan perbedaan tektur rabaan
- Sudah mulai babling, mengeluarkan kata-kata tanpa arti “ daaa...baaa..taaa”
- Mampu bertepuk tangan, dan mencari saat bermain petak umpet
- Mulai mengenal anggota keluarga dan takut kepada orang asing
- Mampu makan kue/biskuit sendiri
Baca juga :
Tumbuh Kembang Bayi Usia 9 - 12 bulan
Tumbuh Kembang Anak Usia 1 – 2 tahun
Nah...demikian mengenai perkembangan bayi usia 6 – 9 bulan.
Mommies bisa melakukan stimulasi apabila dirasa ada yang belum sesuai dengan perkembangan buah hatinya.
Berikut ini adalah cara melakukan stimulasi untuk perkembangan bayi usia 6 - 9 bulan
- Ajarkan bayi cara untuk duduk, bantu untuk duduk sendiri
- Ajarkan cara bermain ciluk ba
- Ajarkan cara memegang dan makan biskuit
- Ajarkan memegang benda kecil dengan dua jari
- Ajari berdiri dan berjalan dengan berpegangan
- Usahakan berjalan untuk mencapai sesuatu
- Latihlah merangkak
- Ajaklah bicara sesering mungkin, usahakan berhadapan
- Latihlah mengucapkan maa...maaa, paa...paa
- Berilah mainan yang aman dipukul-pukul, drum kecil
- Usahakan mau dan bisa memakai kedua tangan untuk mengambil benda
- Memasukkan benda ke dalam wadah
- Belajar mencorat-coret
- Tirukan suara bayi, komunikasi dua arah
- Kenalkan berbagai macam suara dan bantu menemukan sumber suara
- Ajaklah bercermin dan berbicara di cermin, sambil menunjuk bagian tubuhnya
- Ajak dalam permainan bersama anggota keluarga, seperti bermain kejar-kejaran, naik gunung dari tumpukan bantal, bermain senter
Jenis-jenis Mainan yang bisa digunakan untuk menstimulasi perkembangan bayi Usia 6 - 9 bulan:
- Buku bergambar
- Boneka
- Bola gantung
- Berbagai mainan plastik
- Lampu senter
- Drum atau genderang
- Es batu
- Pisang
- Kotak susun
Gunakan mainan yang sudah dicuci bersih, bebas dari debu, atau terjamin kebersihannya yaa Moms...
Mommies bisa melakukan rangsangan/stimulasi setiap saat dalam suasana yang menyenangkan, atau bersama anggota keluarga yang lain. Bayi akan merasa bahagia apabila diajak bermain.
Jika pada usia 9 bulan, bayi belum bisa melakukan minimal salah satu hal diatas, maka sebaiknya konsultasikan bayi anda ke dokter/bidan/perawat.
Happy playing with your baby, Moms!!
Tumbuh Kembang Bayi 3-6 bulan
Dear Mommies...
Tiga bulan usia bayi adalah saat yang paling ditunggu-tunggu karena sudah dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, bayi sudah mulai bisa melihat obyek dengan lebih detil.
Bayi juga sudah mulai dapat membedakan wajah ayah atau ibunya. Ototnya sudah mulai kuat.
Saat Baby Moo berusia 3 bulan, sudah berani saya bawa kemana-mana..sudah mulai bisa diajak ke mall, jalan-jalan keliling kota.
Untuk menunjang perkembangan motorik, kemampuan bermain, serta perkembangan penglihatan dan pendengaran, akan saya rangkum dari berbagai sumber di artikel ini.
Mommies bisa melakukan pengecekkan menggunakan buku KIA atau aplikasi lainnya untuk memantau tumbuh kembang buah hati...
Sumber saya kumpulkan dari Depkes.go.id, website tentang tumbuh kembang anak, dan beberapa sumber lainnya.
Selamat membaca Mommies...
Milestone Perkembangan Anak
Yang dimaksud dengan milestone Perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu
Usia 3 - 6 bulan
- Bayi mulai menegakkan kepala 90 derajat, mengangkat dada dengan bertopang dada
- Bayi mampu menatap mata anda saat diajak bicara
- Mulai menyentuhkan tangan satu ke tangan lainnya
- Membalikkan tubuh ke kiri dan ke kanan tanpa dibantu
- Belajar meraih benda didalam dan diluar jangkauannya, memegangnya lebih kuat
- Mulai bisa menggerakkan leher ke arah tertentu
- Mulai menunjukkan tanda-tanda merangkak
- Lebih mudah membalikkan tubuh dalam posisi tidur
- Bisa duduk dengan dibantu
- Mulai tertawa dan menjerit gembira saat diajak bermain, saat melihat mainan yang menarik
- Mulai dapat berguling dan bermain sambil tengkurap
- Mulai menirukan bunyi
- Bisa fokus pada benda berjarak sekitar 1 meter
Nah...demikian mengenai perkembangan bayi usia 3 – 6 bulan.
Mommies bisa melakukan stimulasi apabila dirasa ada yang belum sesuai dengan perkembangan buah hatinya.
Berikut ini adalah cara melakukan stimulasi untuk perkembangan bayi usia 3 – 6 bulan
- Seringlah berbicara dengan bayi
- Perdengarkan berbagai macam bunyi-bunyian
- Belajar memancing untuk mencari sumber suara
- Menirukan pembicaraan bayi
- Gerakkan benda ke kiri dan ke kanan didepan matanya
- Memangku sambil bernyanyi sambil menggoyangkan tungkai
- Beri mainan benda yang besar dan berwarna, goyangkan dihadapan bayi
- Mengajaknya bergoyang dalam gendongan ibu
- Berguling dengan handuk atau selimut
- Memancing dengan mainan dihadapannya saat telungkup
- Meletakkan mainan yang berayun atau berputar di tempat tidur
- Memberi rangsang menyentuhkan berbagai tekstur pada tangannya
- Bermain dorong kaki dan tangan
- Bermain ciluk ba
- Bercermin
Jenis-jenis Mainan yang bisa digunakan untuk menstimulasi perkembangan bayi Usia 3 – 6 bulan:
- Playmate
- Boneka
- Mainan yang berwarna
- Guling
- Bonek tangan
- Stroller
- Bola yang empuk
Gunakan mainan yang sudah dicuci bersih, bebas dari debu, atau terjamin kebersihannya yaa Moms...
Mommies bisa melakukan rangsangan/stimulasi setiap saat dalam suasana yang menyenangkan, atau bersama anggota keluarga yang lain.
Bayi akan merasa bahagia apabila diajak bermain.
Jika pada usia 6 bulan, bayi belum bisa melakukan minimal salah satu hal diatas, maka sebaiknya konsultasikan bayi anda ke dokter/bidan/perawat ya Moms.
Happy playing with your baby, Moms!!
Cover pic source: freepik.com
pic source : freeimages.com, pexel.com
Thursday, May 18, 2017
Tumbuh Kembang Bayi 0 - 3 bulan
![]() |
Dear Mommies...
Membicarakan anak tidak akan pernah ada habisnya yaa..
Saya termasuk orang tua yang sangat “heboh” terhadap tumbuh kembang anak, khususnya mengenai cara menstimulasinya...
Ilmunya sangat banyak dan sangat penting untuk diketahui kita sebagai orang tua..termasuk deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang Moms.
Untuk menunjang informasi mengenai hal ini, biasanya saya bertanya kepada “senior-senior” seperti kawan-kawan yang mempunyai anak seumuran saya, orang tua, keluarga serta browsing dari artikel-artikel di internet, serta membeli beberapa buku bacaan mengenai tumbuh kembang anak.
Beberapa hal yang perlu diketahui orang tua mengenai milestone perkembangan anak akan saya rangkum disini...
Mommies bisa melakukan pengecekkan menggunakan buku KIA dari Departemen Kesehatan RI atau aplikasi lainnya untuk memantau tumbuh kembang buah hati... Sekarang juga Sudah banyak tersedia aplikasi sejenis di Google Play store :)
Sumber saya kumpulkan dari Depkes.go.id, website tentang tumbuh kembang anak, dan beberapa sumber lainnya.
Selamat membaca Mommies...
Milestone Perkembangan Anak
Yang dimaksud dengan milestone Perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai anak pada umur tertentu
Usia 0 – 3 bulan
- Bayi akan mulai belajar mengangkat kepala.
- Menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan
- Tangannya mulai bisa menggenggam, menahan barang yang dipegangnya.
- Kepala akan bergerak mengikuti orang yang dilihatnya.
- Menegakkan kepala jika digendong, mengangkat kepala tegak ketika tengkurap
- Mulai menggerakkan tangan dan kaki
- Ingin meraih benda yang dilihatnya
- Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh (cooing) “ooo....oo...”
- Mulai bereaksi terhadap suara/bunyi
Baca juga :
Tumbuh Kembang Bayi Usia 3 – 6 bulan
Tumbuh Kembang Bayi Usia 6 – 9 bulan
Nah...demikian mengenai perkembangan bayi usia 0 – 3 bulan.
Mommies bisa melakukan stimulasi apabila dirasa ada yang belum sesuai dengan perkembangan buah hatinya.
Berikut ini adalah cara melakukan stimulasi untuk perkembangan bayi usia 0 - 3 bulan
- Sering memeluk dan menimang bayi dengan penuh kasih sayang
- Gunakan mainan gantungan yang berwarna cerah yang bergerak dan bisa dilihat bayi
- Tatap mata bayi dan ajak tersenyum, bicara, dan bernyanyi
- Menahan kepala tegak
- Meletakkan benda kecil di tangan bayi untuk latihan memegang dan meraba/merasa
- Ajaklah berbicara, sambil tersenyum dan gunakan bermacam suara
- Ajaklah bercermin sambil berbicara dengan bayi, perlihatkan berbagai macam ekspresi
- Menirukan bunyi ocehan bayi
- Mendengarkan berbagai bunyi (suara tv, bernyanyi, kerincingan, lonceng)
- Mengayun dengan lembut didalam selimut dan menina bobokan bayi
Jenis-jenis Mainan yang bisa digunakan untuk menstimulasi perkembangan bayi Usia 3 – 6 bulan:
- Rattle
- Tape/CD player untuk memutar aneka jenis lagu dan musik
- Boneka tangan berwarna cerah
- Sapu tangan berwarna cerah
- Cermin
- Berbagai macam benda bertekstur seperti sisir bayi, handuk lembut, boneka
- Selimut
Gunakan mainan yang sudah dicuci bersih, bebas dari debu, atau terjamin kebersihannya yaa Moms...
Mommies bisa melakukan rangsangan/stimulasi setiap saat dalam suasana yang menyenangkan, atau bersama anggota keluarga yang lain.
Bayi akan merasa bahagia apabila diajak bermain.
Jika pada usia 3 bulan, bayi belum bisa melakukan minimal salah satu hal diatas, maka sebaiknya konsultasikan bayi ke dokter/bidan/perawat yaa Mommies...
Happy playing with your baby, Moms!!

Cover : Designed by Freepik
pic source : pexel.com, freeimages.com
COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES
































